|
||||
![]() |
||||
EDISI INI : Sakit
Gigi
Artikel : Mengenal Obat Tradisional untuk Sakit
Gigi
Farmasi
On The Phone
Sakit gigi adalah rasa nyeri pada gigi. Sakit gigi disebabkan oleh
berbagai masalah pada gigi dan rahang, seperti karies gigi atau gigi berlubang,
gusi bengkak atau gingivitis, tumbuhnya gigi geraham bungsu.
Tanda dan Gejala Gigi Berlubang :
· Gigi berlubang dan berwarna
kehitaman
· Gigi terasa sakit
· Gusi bengkak dan berwarna merah
· Gusi berdarah
· Napas
bau busuk
Penyebab Gusi Bengkak
· Adanya
bakteri pada plak yang menginfeksi jaringan gingiva, sehingga terjadi infeksi
· Penggunaan
obat tertentu (seperti obat antihipertensi, obat epilepsi) secara rutin dalam
jangka waktu yang lama, namun dapat diatasi dengan menghentikan pengobatan
· Kelainan
genetik atau penyakit sistemik seperti pada pasien diabetes mellitus yang tidak
terkontrol.
Terapi
untuk sakit gigi
·
Diberikan
obat analgetik, jika terjadi infeksi diberikan obat antibiotik
Diberikan
obat analgetik, jika terjadi infeksi diberikan obat antibiotik
· Kumur-kumur dengan air garam hangat
· Jika gusi bengkak kumur dengan air rebusan daun sirih 

· Periksa ke dokter gigi atau puskesmas
· Bila gigi berlubang sebaiknya di cabut atau di tambal.
· Menggosok gigi tepat waktu
· Gosoklah gigi secara benar
Sumber :

http://dharmadentalclinic.com/page/39892/gusi-bengkak.html (diakses 25 Oktober 2013)
Written by :
Himatul
Aslamiyah
(Mahasiswi
Farmasi (DIII) STIKES Kendal)
Berkembangnya
berbagai macam penyakit sekarang ini menyebabkan kehidupan yang sehat menjadi hal
yang langka dan mahal. Berbagai macam obat memang sudah
beredar, namun pemakaiannya harus diperhatiakn agar tidak berdampak negatif.
Akhir-akhir
ini, kehidupan modern sudah mulai beranjak kembali kepada obat-obatan
tradisional. Fenomena ini terjadi karena manusia mulai menyadari pentingnya
mengonsumsi obat-oba tan atau ramuan tradisional yang tidak ada efek sampingnya
di kemudian hari. Penggunaan ramuan tradisional juga sudah menjadi trend yang
cukup bergengsi. Penggunaan obat tradisional, atau sering disebut sebagai
ramuan herbal, ini dikenal oleh masyarakat tradisional sejak zaman dulu.
Ramuan
tradisional biasanya diolah dari dedaunan atau akar-akaran yang mempunyai
banyak khasiat. Namun, di zaman sekarang perlu juga berhati-hati mengonsumsi
ramuan tradisional ini, misalnya jamu-jamuan. Sekarang sudah banyak jamu yang
ternyata dicampur dengan bahan kimia, yang seharusnya menyehatkan, malah bisa
mengganggu kesehatan. Bahkan bisa jadi, jamu-jamu yang dicampur dengan bahan
kimia berakibat lebih fatal dibandingkan dengan obat-obatan kimia itu sendiri,
jika tidak ada aturan yang jelas mengenai kombinasi obat-obatan herbal
tersebut. Oleh karena itu, pemanfaatan ramuan tradisional dengan formulasi yang
tepat tentu akan lebih efektif dan aman.
Sakit
gigi sering kali disebabkan oleh gigi berlubang karena email gigi yang terkikis
oleh bakteri, sehingga menimbulkan rasa sakit yang teramat sangat. Selain itu,
sakit gigi juga sering terjadi karena makanan yang tersisa di mulut dan
sela-sela gigi diuraikan oleh bakteri dan menjadi asam. Hasil akhir dari
penguraian tersebut adalah plak gigi. Inilah yang menyebabkan gigi terkikis dan
jika dibiarkan terus akan menyebabkan sakit gigi. Gejala yang terasa adalah
sakit pada bagian gigi dan gusi, terkadang disertai dengan produksi air liur
yang berlebihan.
Bakteri yang berperan penting dalam pembentukan plak
adalah bakteri yang mampu membentuk polisakarida ekstraseluler, yaitu bakteri
dari genus Streptococcus. Bakteri Streptococcus yang ditemukan dalam jumlah
besar pada plak penderita karies adalah Streptococcus mutans.
Kandungan senyawa pada daun sirih
:
·
Minyak atsiri
dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati,
diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi
dan fungisida /anti jamur
· kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih
dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap
Ramuan
tradisional sakit gigi :
Ambillah 10-15 lembar daun sirih tua dicuci dengan air bersih
kemudian direbus (airnya 4-6 gelas). Setelah mendidih dan didinginkan, kemudian
disaring dalam gelas. Tanpa diminum tetapi digunakan sebagai cairan
kumur-kumur. Setelah 2-3 kali menggunakan air rebusan ini, rasa sakit dan
goyahnya kedudukan gigi, akan berkurang atau hilang samasekali.
Sumber
:
·
Murti,
Tendi Krishna dan Astri Pratiwi Poerba. 2010. 101 Ramuan Tradisional Untuk Mengatasi berbagai penyakit. Insania.
Yogyakarta.
·
http://lawalangy.wordpress.com/2008/04/10/daun-sirih-sebagai-obat-sakit-gigi.html (diakses 4 Desember 2013)

