MAKALAH
MIKROBIOLOGI
“ALGA”

Disusun
Oleh:
Himatul Aslamiyah (SK411006)
PROGRAM
STUDI FARMASI (DIII)
SEKOLAH
TINGGI ILMU KESEHATAN KENDAL
2012
BAB I
PENDAHULUAN
I.
Latar
Belakang
Kingdom
Protista adalah suatu oganisme eukariotik yang brsel tunggal. Kingdom Protista
dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:
a. Algae
(Protista mirip tumbuhan)
b. Protozoa
(Protista mirip hewan)
c. Jamur
lendir (Slime molds) dan jamur air (water molds). Keduanya disebut Protista
mirip jamur.
Protista
memberikan peran penting bagi kehidupan manusia, baik yang menguntungkan maupun
yang merugikan, seperti algae (Chorella yang digunakan sebagai bahan makanan
tambahan, karena mengandung protein yang tinggi).
Algae
(bentuk jamak dari alga) adalah protista mirip tumbuhan, karena tubuhnya
terdapat talus (belum dapat dibedakan antara bagian akar, batang, dan daun).
Alga bereproduksi secara aseksual (vegetatif) dan secara seksual (generatif).
II.
Rumusan
Masalah
Dalam pembuatan makalah ini dapat
dirumuskan masalah, sebagai berikut:
a. Apa
saja ciri-ciri dari alga?
b. Bagaimana
cara reproduksi alga?
c. Ada
berapakah klasifikasi dari alga?
d. Apa
saja alga yang menguntungkan dan merugikan?
BAB
II
ISI
Alga adalah
protista yang mirip dengan tumbuhan, karena tubuhnya terdapat talus (bagian
tubuhnya tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun).
A.
Ciri-ciri
Alga
Ø Bersel
eukariotik (sudah mempunyai membrane sel yang sesungguhnya)
Ø Uniseluler
(bersel satu) dan multiseluler (bersel banyak)
Ø Berhabitat
di lingkungan air (air laut dan air tawar)
Ø Autotrof
(dapat menghasilkan makanan sendiri, karena memiliki klorofil).
Ø Bereproduksi
secara vegetative (aseksual) dan generative (seksual)
B.
Reproduksi
Alga
1. Secara
vegetative
Perkembangbiakan ini dapat terjadi
melalui pembelahan sel, pembentukan spora kembara atau zoospora, dan
fragmentasi.
Pembelahan
sel, menghasilkan dua sel anak yang
masing-masing akan menjadi individu baru. Reproduksi dengan cara pembelahan selumumnya
terjadi pada alga bersel tunggal (uniseluler).
Pembentukan
spora kembara / zoospora, protoplasma sel
tunggal yang terselubungi oleh dinding sel baru serta mempunyai flagel (bulu
cambuk). Bila dinding sel induk pecah, maka sel-sel anakan akan keluar dan
mampu berenang dengan alat geraknya (flagel).
Fragmentasi,
biasanya terjadi pada alga uniseluler yang berkoloni atau berbentuk benang,
yang terdapat sel tertutup lendi dan mati. Bila pecah akan terbagi menjadi
beberapa bagian yang nantinya akan menjadi sel individu baru.
2. Secara
generative
Perkembangbiakan ini dapat terjadi
dengan cara isogami, anisogami, dan oogami.
Isogami,
perkembangbiakan secara kawin antara sel jantan dengan sel betina yang
berukuran sama.
Anisogami,
perkembangbiakan secara generative yang jenis kelaminnya dapat dibedakan dari
ukurannya (sel kelamin jantan lebih kecil daripada sel kelamin betina).
Oogami,
perkembangbiakan antarorganisme yang berbeda jenis kelaminnya dan masing-masing
jenis telah mempunyai gamet, yaitu gamet jantan (spermatozoid) dan gamet betina
(ovum).
C.
Klasifikasi
Alga
a. Chlorophyta
(Alga Hijau)
Chlorophyta adalah kelompok alga
yang memiliki pigmen hijau yang dominan. Ciri-ciri jenis alga ini, yaitu warna
utama hijau (klorofil a dan b, karotenoid), bersel uniseluler dan multiseluler,
mempunyai 2 flagel, komponen dinding selnya adalah selulosa, dan berhabitat
terbanyak di air tawar tetapi beberapa di air laut. Contohnya Chlorococcum, Chlorella, Chlamydomonas,
Spirogyra, Volvox globator, Hydrodictyon, Ulothrix, Oedogonium, Ulva lactuva,
dan Chara.
b. Chrysophyta
(Alga Keemasan)
Chrysophyta adalah kelompok alga
yang memiliki pigmen karotin yang dominan. Ciri-ciri jenis alga ini, yaitu
warna utama kuning keemasan (klorofil a dan c, karotenoid, xantofil), bersel
uniseluler dan multiseluler, mempunyai 1 atau 2 alat gerak (flagel), komponen
dinding selnya adalah komponen pectin dengan material silika, dan berhabitat di
air tawar. Contonhya Ochromonas, Navicula
atau Diatom, dan Vaucheria.
c. Phaeophyta
(Alga Cokelat)
Phaeophyta adalah kelompok alga
yang memiliki pigmen fikosantin yang dominan. Ciri-ciri alga ini, yaitu warna
utama coklat pudar (klorofil a dan c, karotenoid, xantofil), bersel
multiseluler, mempunyai 2 alat gerak (flagel), komponen dindingnya adalah
matriks selulosa dengan polisakarida lain, dan berhabitat di air laut. Contonhya
Sargassum, Turbinaria, dan Fucus.
d. Rhodophyta
(Alga Merah)
Rhodophyta adalah kelompok alga
yang memiliki pigmen fikoeritrin yang dominan disamping fikosianin dan
kloroplas. Ciri-ciri alga ini, yaitu warna utama merah hingga hitam (klorofil
a, karotenoid, fikobilin, beberapa klorofil d), bersel multiseluler, tidak
mempunyai alat gerak (flagel), komponen dinding selnya adalah matriks selulosa
dengan polisakarida lain, dan berhabitat terbanyak di air laut tetapi beberapa
di air tawar. Contonhya Eucheuma,
Chondrus dan Lenmotaria, dan Gelidium
dan Gracilaria.
D.
Alga
yang Menguntungkan
·
Chlorella
dimanfaatkan sebagai bahan makanan
tambahan (food supplement) karena mengandung protein yang tinggi.
·
Spirogyra
dimanfaatkan sebagai bahan sayuran,
karena dapat berfotosintesis.
·
Navicula
dimanfaatkan sebagai penyerap
trinitrogliserin (TNT) pada bahan peledak. Selain itu dimanfaatkan sebagai
campuran semen dan sebagai bahan penggosok.
·
Laminaria
dimanfaatkan di bidang industri tekstil
(bahan pembuat gel, seperti hand and body), bidang makanan (ice cream), dan
dimanfaatkan untuk membuat obat-obatan karena menghasilkan garam sodium,
potassium, dan iodine.
·
Gelidium
dimanfaatkan sebagai bahan pembuat agar-agar yang dapat dimakan.
·
Eucheuma
dimanfaatkan sebagai bahan pembuat
agar-agar untuk keperluan laboratorium.
·
Gracillaria
dimanfaatkan sebagai bahan campuran
untuk es rumput laut.
E.
Alga
yang Merugikan
·
Alga hijau dapat
mengganggu suatu perairan yang terlalu subur, karena alga ini dapat merubah
warna airnya dan menimbulkan bau.
·
Alga merah bila
terbanyak jumlahnya di laut akan menyerap O2, sehingga menyebabkan
populasi hewan yang ada di laut (ikan) akan berkurang / mati.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Ø Alga
adalah protista yang mirip dengan tumbuhan, karena tubuhnya terdapat talus
(bagian tubuhnya tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun).
Ø Ciri-ciri
alga, seperti bersel eukariotik, uniseluler dan multiseluler, berhabitat air
laut maupun air tawar, autotrof, dan bereproduksi secara vegetative dan
generative.
Ø Klasifikasi
alga ada empat, yaitu Chlorophyta (Alga Hijau), Chrysophyta (Alga Keemasan),
Phaeophyta (Alga Cokelat), dan Rhodophyta (Alga Merah).
Ø Alga
ada yang menguntungkan (seperti Chlorella,
Spirogyra, Navicula, dll) dan ada yang merugikan (seperti alga hijau dan
alga merah).
B. Saran-saran
§ Bila
ingin di konsumsi pilihlah alga yang memang dimanfaatkan sebagai makanan
(seperti Gracillaria, Gelidium, Chlorella).
DAFTAR PUSTAKA
Prawirohartono,Slamet
dan Hidayati,Sri. 2007. Sains Biologi.
Bumi Aksara; Jakarta
Drs.Sudjino,
M.S. dkk. 2004. Biologi. Sunda
Kelapa; Jakarta
http;//alga.blogspot.com/2010,html
http;//kamus-pengetahuan.blogspot.com/2009/05/19,html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar